Langsung ke konten utama

Ukuran Penyebaran

pada materi sebelumnya saya menjelaskan sedikit tentang Ukuran pemusatan, kali ini saya akan membahas sedikit tentang ukuran penyebaran.

apa sih itu ukuran penyebaran ???

Ukuran penyebaran data merupakan ukuran yang menunjukkan seberapa jauh data menyebar dari rata-rata.

untuk menghitung Ukuran penyebaran data kita dapat mengerti tentang hal-hal yang dibawah ini, sebagai berikut:

A. Jangkauan (Range)
Jangkauan merupakan selisih antara data terbesar dan data terkecil. biasanya dilambangkan dengan R.

1. rumus di bawah ini yaitu rumus dengan Jangkauan Data. yang artinya nilai data maximal dikurang data minimal.

R = xmaks – xmin

Keterangan:
R = jangkauan
Xmaks = data terbesar
Xmin = data terkecil
2. Jangkauan interkuartil

2. Jangkauan interkuartil adalah selisih antara kuartil ketiga dan kuartil pertama. yang diberi rumus seperti dibawah ini :

H = Q3 – Q1

Keterangan :
H = jangkauan interkuartil
Q3 = kuartil ketiga
Q1 = kuartil pertama

3. Simpangan kuartil ( jangkauan semi interkuartil)

Singan kuartil adalah setengah dari selisih kuartil ketiga dan kuartil pertama. dengan rumus seperti dibawah ini :

Sk = ½ Q3 – Q1

Keterangan :
Sk = simpangan kuartil
Q3 = kuartil ketiga
Q1 = kuartil pertama

B. Simpangan Rata- Rata
Simpangan rata-rata merupakan nilai rata-rata dari selisih setiap data dengan nilai mean. biasanya dilambangkan dengan SR.

1. untuk Data Tunggal diberi rumus dibawah ini :



Keterangan :
SR = simpangan rata-rata
Xi = data ke-i
X = rataan hitung
n = banyak data

2. untuk Data Bergolong (Berkelompok) diberi rumus seperti dibawah ini :



Keterangan :
SR = simpangan rata-rata
Xi = data ke-i
X = rataan hitung
fi = frekuensi data ke-i

C. Ragam
Ragam atau variasi adalah nilai yang menunjukkan besarnya penyebaran data pada kelompok data. Ragam atau variasi dilambangkan dengan s2.

1. Variasi untuk data tunggal, diberi rumus seperti dibawah ini :







Keterangan :
s2= variasi
xi = data ke –i
x = rataan hitung
n = banyak data

2. Variasi untuk data bergolong (berkelompok), diberi rumus :



Keterangan :
s2= variasi
xi = data ke –i
x = rataan hitung
fi = frekuensi data ke-i

D. Simpangan baku
Simpangan baku atau disebut juga deviasi standar merupakan akar dari jumlah kuadrat diviasi dibagi banyaknya data. Simpangan baku sering dilambangkan dengan s.

1. Simpangan baku untuk data tunggal, dengan rumus :



Keterangan :
S = simpangan baku
xi = data ke –i
x = rataan hitung
n = banyak data

2. Simpangan baku untuk data bergolong (berkelompok), dengan rumus :



Keterangan :
s = simpangan baku
xi = data ke –i
x = rataan hitung
fi = frekuensi data ke-i

Sumber : http://www.pelajaransekolahonline.com/2016/14/statistika-ukuran-penyebaran-data-rumus-dan-contoh-soal-jangkauan-simpangan-ragam.html

Komentar

Postingan populer dari blog ini

REVIEW JURNAL

REVIEW JURNAL MANAJEMEN PROYEK DAN RESIKO NAMA : REKY FRANS NPM : 25115738 KELAS : 3KB07 TUGAS :   Mer e view jurnal dengan topik yaitu Manajemen Proyek dan Resiko di Bidang Komputer          UNIVERSITAS GUNADARMA           FAKULTAS ILMU KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASI                                               JURUSAN S1 – SISTEM KOMPUTER Analisis Manajemen Resiko Teknologi Informasi Penerapan Pada Document Management System di PT. Jabar Telematika (JATEL) I.                     PENDAHULUAN A.     Latar Belakang Inti...

Peraturan Dan Regulasi

Perbandingan cyber law, Computer crime act (Malaysia), Council of Europe Convention on Cyber crime Di dunia maya  terdapat peraturan yang disebut dengan Cyberlaw, yang berasal dari dua kata yaitu cyber (dunia maya) dan law (hukum). Peraturan ini diberlakuan karena dunia maya tidak hanya berupa Informasi yang berguna tapi juga terdapat tindak kejahatan. Hukum yang ada pada dunia maya berbeda sebutannya, di antaranya adalah CYBERLAW, COMPUTER CRIME LAW & COUNCILE OF EUROPE CONVENTION ON CYBERCRIME. Berikut ini adalah penjelasan : 1.       Cyber Law Cyber Law adalah sebuah istilah yang digunakan untuk merujuk pada hukum yang tumbuh dalam medium cyberspace. Cyber law merupakan sebuah istilah yang berhubungan dengan masalah hukum terkait penggunaan aspek komunikatif, transaksional, dan distributif, dari teknologi serta perangkat informasi yang terhubung ke dalam sebuah jaringan. Perbedaan Cyber Law dalam beberapa negara akan di jelaskan...

Konsep Peluang

kali ini saya akan membahas tentang Konsep peluang , yang sudah saya jabarkan dari beberapa blog, berikut pe mbahasannya :  sebelumnya apa sih peluang itu?   Peluang didefinisikan sebagai suatu cara yang digunakan untuk memperhitungkan kemungkinan terjadinya sebuah peristiwa.  ada beberapa bagian konsep peluang, sebagai berikut : 1. Ruang Sampel     Ruang sampel didefinisikan sebagai semua peristiwa dari percobaan yang telah dilakukan.  notasi dari ruang sampel sebagai berikut :  S = {e1, e2,.....,en} contohnya: melempar sebuah dadu : S={1,2,3,4,5,6}.   2. Ruang Kejadian     Ruang kejadian adalah anak gugus dari ruang sampel, yang memiliki karakteristik tertentu. biasa di notasikan dengan huruf kapital(A,B,...). contohnya: sisi muka muncul dari pelemparan dua buah mata uang : A={MM,MB,BM}. 3. Permutasi      Permutasi merupakan kejadian dimana susunan objek yang terpilih diperhatikan...